Rabu, 21 September 2011

dasarnya memang otak kanan saya jauh lebih kuat dari otak kiri saya..
saya suka mencoba tantangan dan (katanya) kreative
S1 saya mencoba buat siaran dan MC
ketika kuliah di MM UGM saya justru lebih suka motret dan design
sebenarnya sih sudah dari S1 saya mengetahui dunia design tapi mungkin sekarang saya harus menekan budget untuk usaha saya dan juga saya ingin semua marketing merupakan konsep dan karakter yang berasal dari ide saya,, jadi ya saya buat semuanya sendiri. -___-"
cekidot guys!xixixixi...



.

terlihat kan ?? karakter saya itu warna-warni dan sedikit jiwa muda, xixixixi..

Jumat, 16 September 2011


Tanggal 15-20 Maret 2011 lalu, Ambarukmo Plaza menjadi tempat berpestanya para pencinta modifikasi mobil dari berbagai daerah di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Acara yang telah dilangsungkan untuk kedua kalinya ini diikuti oleh 21 mobil yang telah di modifikasi dengan berbagai tema yang unik. 21 mobil tersebut merupakan perwakilan dari beberapa klub dan bengkel modifikasi diantaranya momogi, [option]® platinum, TKCI, IKC, Arya Oto Line, Limited dan beberapa tim lain.
lagi lagi motret foto produk!! Alhamdulillah ya,hihihihi..
tapi sejujurnya saya kpingin ada portofolio landscape, atau jurnalis yang kereeen gto..

saya suka foto foto jurnalis soalnya...dan ini malah foto produk pake' poket lagi!hihihihi... poket bagus tapi dan fotografer newbie.. :p

Kamis, 21 Juli 2011

pizza yang maknyus di kota jogja...
kemarin disuruh motret produknya...
emmmm.. dan disuruh tester nya,,hihihihi..

.

Selasa, 08 Maret 2011

MY SECRET sssssttt… (MERAPI)

Senin, 25 oktober 2010
Mungkin hari itu adalah awal mulanya pengalaman hebat ketiga dalam hidup saya, setelah pernikahan orang tua saya, kelahiran saya dan sejarah menjadi seorang relawan.
Hari itu kampus saya memulai ujian tengah semester 2 MMUGM, pemberitaan tentang awas merapi mulai beredar luaasssss, media pun mulai menyiarkan tentang kondisi merapi secara agressive, sejujurnya saya tak memiliki televisi untuk melihat pemberitaan tersebut tapi saya bisa mengetahuinya melalui internet. Meskipun status merapi sudah awas tetapi keadaan di jogja masih seperti biasa dan lancar tanpa ada kepanikan yang berarti. Kampus kami dan berbagai perusahaan pun masih melakukan kegiatannya seperti biasa. Masyarakat luar jogja pun tidak begitu kuatir terhadap status merapi ini. Dan saya pun sama sekali tidak ingin melihat dan mengetahui merapi karena saya hal itu adalah sesuatu yang bodoh, dan berbahaya. Saya berfikir MENYINGKIRLAH DARI MERAPI! Coz merapi akan meletus dan terlalu bodoh apabila malah mendekatinya.


Jogjaaaaa….
      Spektakuler! itulha gambaran yang paling tepat untuk acara festival gamelan Jogjakarta. Atraksi memukau dari beberapa musisi gamelan dengan iringan tari yang begitu menarik perhatian masyarakat. Festival yang diadakan di jojakarta 15-19 july 2010 itu menampilkan sumunar sebagai pengisi acara pada malam itu. Mereka berhasil memainkan gamelan dan memadukan tarian dan lantunan nyanyian dengan sangat harmonis. Luar biasa!
     

Makna Kebebasan Bagi Kaum Miskin Kota di Jalanan


         Serikat Kebudayaan Masyarakat Indoesia merupakan pengembangan dari keluarga seni pinggiran anti kapitalis serikat pengamen Indonesia. Awalnya mereka hanya terdiri dari para pengamen dan musisi jalanan akan tetapi saat ini mereka lingkupnya lebih luas, bukan hanya para pengamen tetapi juga para pedagang kaki lima, tukang becak, pengemis, bahkan ada pula yang masih berstatus mahasiswa. Mereka tidak hanya ada di Jogjakarta tetapi ada di seluruh Indonesia dan memiliki kantor pusat di Jakarta.
        Mereka  adalah organisasi yang berasal dari kaum miskin kota. Organisasi ini dibentuk untuk menampung dan menyalurkan suara-suara kaum miskin kota. Tidak hanya masalah sosial, tapi juga politik, keamanan, kesejahteraan, keadilan dll. Mereka ingin memberitahukan bagaimana kondisi realitas masyarakat Indonesia yang masih didera kemiskinan. Sadar bahwa mereka membutuhkan wadah agar menjadi lebih solid dan kuat maka mereka membentuk organisasi ini. Mereka tidak lagi tergap pada aliran musik atau profesi mereka. Dalam organisasi ini mereka telah menjadi satu keluarga yang bersama-sama memberontak pada system yang ada. Mereka melawan system bukan melawan produk, karena mereka beranggapan bahwa yang salah adalah system yang ada bukan produk yang ada.
         Apa makna kebebasan bagi mereka? Kebebasan menurut mereka adalah bagaimana mereka dapat menyuarakan aspirasi dan pikiran-pikiran mereka dapat didengar tanpa ada tekanan dan kepentingan dari siapapun. Karena dalam kenyataannya mereka berpendapat bahwa apa yang terjadi di lapangan ketika seseorang menyampaikan pikiran mereka, hal itu hanyalah karena ada beberapa pihak yang melakukan tekanan dan kepentingan. Sebagai contoh mereka sering mendapatkan tawaran berkarya tetapi mereka diharuskan untuk mendukung kelompok tertentu atau ketika meerka berorasi, mereka sering ditangkap, diculik, diintimidasi bahkan dianiyaya karena melawan birokrasi yang ada yang menurut mereka tidak adil.
         Keadilan merupakan hal yang mereka perjuangkan. Mereka merasa bahwa saat ini birokrasi yang ada lebih mementingkan para pemilik modal dan kekuasaan. Mereka merasa disingkirkan, dan banyak hak hak yang seharusnya menjadi milik masyarakat bawah seperti mereka hilang karena oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga hanya orang-orang tersebut yang merasakan kesejahteraan dan kemakmuran dan hak mereka tidak sampai kepada mereka.
        Mereka pun akan berhenti menjadi seorang pengamen ketika mereka mendapatkan pekerjaan yang layak dan semestinya. Mereka tidak berniat menjadi pengamen, pengemis, pedagang kaki lima apabila mereka tidak tertekan dengan kondisi mereka yaitu kemiskinan.
        Kegiatan apa yang mereka lakukan dalam organisasi ini? Dalam organisasi ini mereka memiliki banyak advokasi. Ada advokasi kesehatan, politik, sni dan budaya, dll. Mereka diajarkan untuk berdialog, melakukan orasi, bagaimana mengemukakan pendapat, bagaimana etika mengamen dll. Mereka juga saling membantu apabila terdapat rekan mereka yang terkena musibah. Bahkan mereka berani untuk menuntut janji-janji dari LSM dan organisasi lain, misalnya LBH ataupun LSM LSM kesehatan.
        Selain itu mereka juga diajarkan bagaimana mereka bisa menjelaskan kepada petugas Satpol PP atau pun petugas kepolisian apabila mereka terciduk razia. Mereka juga menancapkan AD ART mereka yang mereka jadikan idealis agar masing-masing anggota dapat mengerti apa yang mereka perjuangkan. Tidak hanya lelucon atau buah dari emosi mereka.
      Musik Sebagai Media untuk Menyampaikan Pikiran. Menurut mereka, ketika masyarakat Indonesia banyak di pengaruhi oleh musik-musik melayu, masyarakat Indonesia hanya dijejali oleh kebohongan mimpi-mimpi belaka, tidak keadaan realita yang ada. Musik bagi mereka seharusnya memiliki lirik-lirik yang bertemakan realita, baik itu mengenai sosial, politik, keamanan dll. Music bagi mereka adalah media untuk berkarya dan menyampaikan pendapat dan pikiran. Mereka seperti berorasi melalui musik. Dan apapun itu genre aliran musik itu sendiri.
      Mereka juga mengadakan pertunjukan-pertunjukan kecil dengan memasang panggung di sudut jalan malioboro untuk memberikan kesempatan bagi para musisi jalanan untuk tampil dan menampilkan karya mereka kepada masyarakat. Kegiatan ini mereka anggap penting karena mereka melihat yang mendapatkan kesempatan dalam menampilkan karya adalah orang-orang yang memiliki materi, kedekatan dengan label dan produser musik.
       Mereka bahkan berhasil menciptakan dua album hasil karya mereka yang berisi lagu-lagu dengan lyric tentang kritik terhadap system birokraso yang ada. Tidak hanya itu mereka juga menyelipkan cerita bagaimana kehidupan kaum miskin kota di jalanan yang sebenarnya. Mereka menggabungkan lyric-lyric realita dengan nada yang unik dan enak didengar sehingga para pendengar pun merasa senang untuk mendengarkannya.
       Mereka bernyanyi dengan nada yang indah, dan lyric yang menyentil oknum-oknum yang mereka anggap bertanggung jawab atas kondisi kemiskinan yang ada di masyarakat. Sehingga ketika mereka memainkan lagunya, pendengar sepertinya mendengarkan dengan seksama tentang lyric apa yang diucapkan.
       Bagaimana Mereka Mendanai Kegiatan-Kegiatan Mereka? Dari penjualan album hasil karya mereka. Maka sebagian di sisihkan untuk kepentingan organisasi. Mereka menolak untuk dibiayai oleh LSM ataupun partai politik dan organisasi-organisasi manapun. Karena mereka beranggapan bahwa LSM, partai dan organisasi politik tersebut akan mengekang mereka dari kebebasan mereka untuk berpendapat dan harus menuruti kepentingan yang ada dalam LSM, partai dan organisasi-organisasi tersebut.

Jumat, 04 Maret 2011

 Ismail Sukribo (penulis dan pencipta karakter Sukribo Kompas)

Ntah apakah beliau ini hanyalah seorang badut yang hanya ingin menghibur ataukah seorang pengamat yang memiliki selera humor yang tinggi. Ntah apakah beliau ini seorang yang sangat pintar tetapi pura-pura bodoh, ataukah seorang yang bodoh tetapi pura-pura pintar. Yang pasti ketika saya bertemu dengan beliau, beliau selalu memiliki joke yang sangat lucu dan cerdas. Ketika saya membaca komik beliau, isi di dalamnya bahkan saya jamin mengalahkan ilmu yang saya dapat di S2 yang saya tekuni.


Ayo ke Taman Sari!

Salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi di Yogyakarta adalah Taman sari. Tempat ini pada awalnya memiliki nama “ the Fragnant Garden”. Taman Sari didirikan ketika masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I dan baru selesai ketika masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono II. Memiliki arsitektur unik, yang merupakan perpaduan antara eropa, dan mongol. Meskipun bangunan taman sari mengalami beberapa kali pemugaran, anda tidak usah khawatir, karena arsitektur bangunan ini masih dipertahankan keasliannya.
Akses menuju taman sari terbilang mudah, karena tempatnya tidak begitu jauh dari jalan malioboro, dengan hanya membayar becak Rp 10ribu anda bisa tiba di taman sari. Atau jika anda menggunakan kendaraan pribadi anda bisa menuju taman sari dengan mengikuti rambu-rambu lalulintas yang memandu anda kesana.